
Pelatihan Pembuatan Ferinsa Plus di Kecamatan Padas
Petani di Desa Padas Kecamatan Padas Kabupaten Ngawi berinisiatif untuk memanfaatkan urine sapi sebagai bahan organik yang dapat dijadikan penyubur tanaman padi dan mencegah kerusakan karena hama tikus. Inisiatif tersebut muncul ketika adanya informasi yang disampaikan oleh PPl dan Petugas POPT Kecamatan Padas bahwa bahan tersebut dapat dijadikan Ferinsa Plus. Maka dari itu, diadakan pelatihan pembuatan Ferinsa Plus yang difasilitasi oleh Pemerintah Desa Padas.
Pelatihan dilakukan di Desa Padas pada Rabu tanggal 03 Agustus 2022 dengan pemateri yaitu PPL, Niswatul Khasanah dan Petugas POPT, Sudirman, beserta seluruh PPL Kecamatan Padas. Adapun rangkaian pelatihan tersebut dibuka terlebih dahulu oleh Sekertaris Desa Padas dan Koordinator PPL BPP Padas. “Tanah kita apabila dipupuk kimia secara terus menerus akan menjadi sakit, seberapapun pupuk kimia yang diberikan tidak akan berdampak secara mutlak terhadap produktifitas, maka pertanian ramah lingkungan dengan memanfaatkan inovasi Ferinsa Plus adalah alternatif dalam membenahi tanah kita, dengan harapan produktifitas semakin baik.” tutur Niswatul Khasanah.
Pelatihan dilakukan secara Learning by Doing dimana petani membuat Ferinsa Plus tersebut secara langsung dengan diarahkan terlebih dahulu oleh Petugas POPT dan PPL Desa Padas. Adapun bahan yang digunakan pada pembuatan Ferinsa Plus yaitu: a) Urine Sapi; b) Molases; c) Susu segara/kaleng; d) Terasi; e) Kunir; f) Jahe; g) Laos; h) Kencur; i) Provibio IPB. Langkah pembuatannya adalah semua bahan-bahan padat tersebut dihaluskan kemudian letakan pada drum dan dicampur rata dengan bahan yang cair. Kemudian, instalasi aerator dipasang dan diferemntasikan selama 21 hari atau lebih. Kedepannya, BPP Padas beserta Pemerintah Desa Padas berkomiteman adan terus mendampingi petani apabila menerapkan pembuatan sekaligus aplikasi Ferinsa Plus secara mandiri dengan pendekatan interpersonal secara anjangsana.