Dorong Swasembada Pangan Berkelanjutan, Kementerian Pertanian adakan Gerakan Percepatan Tanam Serentak Se-Jawa Timur

Dorong Swasembada Pangan Berkelanjutan, Kementerian Pertanian adakan Gerakan Percepatan Tanam Serentak Se-Jawa Timur

Kementerian Pertanian melalui BBPOPT bersama Pemerintah Jawa Timur menggelar Gerakan Percepatan Tanam Serempak di 38 kabupaten/kota, dipusatkan di Ngawi (23/4/2026) dengan tema “Sawah Bersholawat Mendukung Swasembada Pangan Berkelanjutan”. Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah, TNI, penyuluh, dan petani.

Gerakan ini bertujuan meningkatkan luas tanam padi di tengah tantangan musim kemarau, dengan target kenaikan 3,4% dalam satu hari. Uniknya, kegiatan dipadukan dengan pendekatan spiritual melalui sholawat untuk membangun semangat dan kebersamaan petani.

Di tingkat daerah, Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko menyampaikan bahwa dengan luas sawah sekitar 49 ribu hektar, strategi yang disiapkan meliputi peningkatan indeks pertanaman hingga 2,8, percepatan tanam, peningkatan produktivitas, serta penguatan pertanian ramah lingkungan. Untuk menghadapi potensi cuaca ekstrem, Pemkab Ngawi juga menyiapkan mitigasi kekeringan melalui program E-Farm dan optimalisasi sumber air.

Data menunjukkan tren positif pertanian Jawa Timur, dengan luas tanam naik 9,7% dan produksi beras meningkat lebih dari 2%. Upaya pendukung meliputi optimalisasi irigasi, percepatan olah tanah, serta penggunaan teknologi seperti SIFORTUNA untuk memantau hama.

Pemerintah menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dan keserempakan tanam hingga panen guna menjaga posisi Jawa Timur sebagai penghasil padi utama nasional, sekaligus mendukung target swasembada pangan.

DKPP Ngawi Terima Kunjungan Komisi B DPRD Kendal, Bahas Optimalisasi Lahan & Pertanian Modern

DKPP Ngawi Terima Kunjungan Komisi B DPRD Kendal, Bahas Optimalisasi Lahan & Pertanian Modern

Ngawi — Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Ngawi menerima kunjungan kerja Komisi B DPRD Kabupaten Kendal dalam rangka pertukaran informasi dan penguatan referensi terkait pengelolaan lahan pertanian serta penerapan teknologi pertanian modern.

Kunjungan ini disambut langsung oleh jajaran DKPP Kabupaten Ngawi yang kemudian menyampaikan pemaparan mengenai kondisi sektor pertanian di Kabupaten Ngawi, potensi lahan yang tersedia, serta berbagai program unggulan yang telah dilaksanakan dalam mendukung peningkatan produktivitas pertanian.

Dalam pertemuan tersebut, DKPP Kabupaten Ngawi juga menjelaskan strategi optimalisasi lahan pertanian yang diterapkan di daerah, termasuk upaya peningkatan pemanfaatan lahan dan intensifikasi pertanian. Selain itu, dipaparkan pula penerapan teknologi pertanian modern, meliputi penggunaan alat dan mesin pertanian (alsintan), pengembangan sistem irigasi modern untuk efisiensi penggunaan air, serta pemanfaatan teknologi digital melalui konsep smart farming.

Diskusi berlangsung secara interaktif dengan membahas berbagai tantangan yang dihadapi sektor pertanian, antara lain keterbatasan sumber daya, dampak perubahan iklim, serta tingkat adopsi teknologi di kalangan petani yang masih perlu ditingkatkan.

DKPP Kabupaten Ngawi dalam kesempatan tersebut menegaskan pentingnya dukungan kebijakan daerah yang adaptif serta penguatan sinergi antara pemerintah daerah, legislatif, dan pelaku usaha guna mendorong pengembangan sektor pertanian yang berkelanjutan.

Melalui kunjungan kerja ini, diharapkan dapat terjalin kerja sama yang lebih erat serta pertukaran pengetahuan yang bermanfaat dalam upaya meningkatkan kinerja sektor pertanian di masing-masing daerah.